POLA SEBARAN VEGETASI LAMUN BERDASARKAN PERBEDAAN KEDALAMAN DI PERAIRAN DUSUN MALAHING KOTA BONTANG


Article PDF :

View Full Text PDF

Article PDF (Online) :

View Full Text PDF

Author :

Elisabet Paskalia,Jailani,Paulus Taru

Volume :

2

Issue :

1

Abstract :

Abstract Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis lamun, pola sebaran, komposisi jenis, indeks kerapatan dan keanekaragaman, keseragaman dan dominansi lamun di perairan Malahing Kota Bontang. Metode yang digunakan di penelitian ini adalah metode observasi langsung. Jumlah stasiun pengamatan hanya 1 stasiun yang terdiri dari 4 plot. Panjang total lokasi penelitian adalah 40 meter dan jarak antar plot adalah masing – masing 10 m. Metode  pengambilan data menggunakan metode transek garis dengan transek kuadran 50 x 50 cm. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan 2 jenis lamun yaitu Enhalus acoroides dan Thallasia hemprichii. Spesies E. acoroides merupakan jenis lamun yang paling banyak ditemukan di kedalaman 0-5 cm, sedangkan di kedalaman 105-110 cm, spesies T. hemprichii  ditemukan lebih sedikit. Nilai komposisi jenis lamun pada kedalaman 0-5 cm (10%), 35-40 cm (21,95%), 70-75 cm (135,75%), 105-110 cm (4,72%). Nilai indeks kerapatan spesies E. acoroides tertinggi ditemukan pada kedalaman 0-5 cm , sedangkan kerapatan terendah terdapat di kedalaman 105-110 cm. Indeks kerapatan T. hemprichii tertinggi ditemukan pada kedalaman  35-40 cm, sedangkan kerapatan terendah ditemukan di kedalaman 105-110 cm. Secara umum, tingkat keanekaragaman lamun termasuk tinggi, keseragaman lamun menyebar  relative sama pada suatu komunitas, dan  terjadi kecenderungan dominan spesies lamun di suatu wilayah.

Keyword :

Keywords: Distribution pattern, Seagrass vegetation, Depth, Malahing